Javascript

Pendahuluan
1.1 Pengantar
Javascript diperkenalkan pertama kali oleh Netscape pada tahun 1995. Pada awalnya bahasa
ini dinamakan “LiveScript” yang berfungsi sebagai bahasa sederhana untuk browser Netscape
Navigator 2. Pada masa itu bahasa ini banyak di kritik karena kurang aman, pengembangannya yang
terkesan buru buru dan tidak ada pesan kesalahan yang di tampilkan setiap kali kita membuat
kesalahan pada saat menyusun suatu program. Kemudian sejalan dengan sedang giatnya kerjasama
antara Netscape dan Sun (pengembang bahasa pemrograman “Java” ) pada masa itu, maka
Netscape memberikan nama “JavaScript” kepada bahasa tersebut pada tanggal 4 desember 1995.
Pada saat yang bersamaan Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang
mereka sebut sebagai “Jscript” di browser Internet Explorer 3. Javascript adalah bahasa yang
berbentuk kumpulan skrip yang pada fungsinya berjalan pada suatu dokumen HTML, sepanjang
sejarah internet bahasa ini adalah bahasa skrip pertama untuk web. Bahasa ini adalah bahasa
pemrograman untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML dengan
mengijinkan pengeksekusian perintah perintah di sisi user, yang artinya di sisi browser bukan di sisi
server web.
Javascript bergantung kepada browser(navigator) yang memanggil halaman web yang berisi
skrip skrip dari Javascript dan tentu saja terselip di dalam dokumen HTML. Javascript juga tidak
memerlukan kompilator atau penterjemah khusus untuk menjalankannya (pada kenyataannya
kompilator Javascript sendiri sudah termasuk di dalam browser tersebut). Lain halnya dengan bahasa
“Java” (dengan mana JavaScript selalu di banding bandingkan) yang memerlukan kompilator khusus
untuk menterjemahkannya di sisi user/klien.
1.2 Penulisan Java Script
Kode Java Script dituliskan pada file HTML.Terdapat dua cara untuk menuliskan kode-kode
Java Script agar dapat ditampilkan pada halaman HTML, yaitu :
a) Java script ditulis pada file yang sama
Untuk penulisan dengan cara ini, perintah yang digunakan adalah
<SCRIPT LANGUANGE =”JavaScript” >program java script disini</SCRIPT>.
Perintah tersebut biasanya diletakkan diantara Tag <BODY>…</BODY>
Contoh Penulisan :
<HTML>
<HEAD><TITLE>……….</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE=”Javascript”>
kode javascript disini
</SCRIPT>
kode HTML disini
</BODY>
</HTML>
b) Javascript ditulis pada file terpisah
Kode Javascript bisa juga kita buat dalam file terpisah dengan tujuan agar dokumen HTML isinya
tidak terlalu panjang. Atribut yang digunakan adalah
<SCRIPT SRC=”namafile.js”>…</SCRIPT>
Diantara tag <SCRIPT………> dan <SCRIPT> tidak diperlukan lagi kode Javascriptnya karena
sudah dibuat dalam file erpisah. File yang mengandung kode Javascript berekstensi .js
1.3 Program Pertama Javascript
Pada bagian ini kita akan membuat program dengan menggunakan Javascript. Program ini akan
menampilkan teks “ Belajar Pemrograman Javascript”
<HTML>
Modul praktikum Javascript 2
<BODY>
<SCRIPT language=”JavaScript”>
<!–
document.write(“Belajar Pemrograman Javascript!”);
//–>
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
Berikut diberikan contoh Program Javascript yang diletakkan di file lain dan dipanggil melalui suatu
file HTML
File isi.js
document.writeln(“<CENTER>”);
document.writeln(“<HR WIDTH=600 COLOR=Black>”);
document.writeln(“<H1>UNIVERSITAS PURWAKARTA</H1>”);
document.writeln(“<H2>FAKULTAS TEKNIK dan ILMU KOMPUTER<H2>”);
document.writeln(“<H3>JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA<H3>”);
document.writeln(“<HR WIDTH=600 COLOR=Black>”);
document.writeln(“</CENTER>”);
File HTML
<HTML>
<BODY>
<B>Contoh ini menggunakan Javascript yang diambil dari File lain..</B>
<P>
<SCRIPT language=”JavaScript” SRC=”isi.js”></SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
Variabel Dalam JavaScript
2.1 Variabel Dalam JavaScript
Variabel adalah tempat dimana kita menyimpan nilai-nilai atau informasi-informasi pada JavaScript.
Variabel yang dideklarasikan dapat di isi dengan nilai apa saja. Dalam JavaScript pendeklarasian
sebuah variabel sifatnya opsional, artinya anda boleh mendeklarasikan atau tidak hal tersebut tidak
menjadi masalah. Jika anda memberi nilai pada variabel, maka dalam JavaScript dianggap bahwa
anda telah mendeklarasikan variabel tersebut. Aturan penamaan variabel :
• Harus diawali dengan karakter (huruf atau baris bawah)
• Tidak boleh menggunakan spasi
• Huruf Kapital dan kecil memiliki arti yang berbeda
• Tidak boleh menggunakan kata-kata yang merupakan perintah dalam JavaScript.
Deklarasi Variabel
Var nama_variabel = nilai
Atau
Nama_variabel = nilai
Contoh :
var nama;
var nama = ” Zaskia Mecca”
var X = 1998;
var Y;
Nama = ”Bunga Lestari”
X = 1990;
Y = 08170223513
2.2 Tipe Data
Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, JavaScript tidak memiliki tipe data secara explisit. Hal
ini dapat dilihat dari beberapa contoh variabel diatas. Anda mendeklarasikan variabel tapi tidak
menentukan tipenya. Meskipun JavaScript tidak memiliki tipe data secara explisit. JavaScript
Modul praktikum Javascript 3
mempunyai tipe data implisit. Terdapat empat macam tipe data implisit yang dimiliki oleh JavaScript
yaitu :
• Numerik, seperti : 0222532531, 1000, 45, 3.146789 dsb
• String, seperti : “Hallo”, “April”, “Jl. Setiabudi No 17A”, “Cece Kirani” dsb
• Boolean, bernilai true atau false
• Null, variabel yang tidak diinisilisasi
2.3 Tipe Numerik
Pada dasarnya JavaScript hanya mengenal dua macam tipe numerik, yaitu bilangan bulat (integer)
dan bilangan pecahan(real/float). Untuk bilangan bulat, kita dapat merepresentasikan dengan basis
desimal, oktal atau heksadesimal.
Contoh :
var A = 100;
var B = 0x2F;
untuk pendeklarasian tipe bilangan real, dapat menggunakan tanda titik atau notasi ilmiah (notasi E).
Contoh :
var a = 3.14533567;
var b = 1.23456E+3;
2.4 Tipe String
Untuk mendeklarasikan tipe string dapat dilakukan dengan cara menuliskan string diantara tanda
petik tunggal (’) atau tanda petik ganda (”) Contoh :
var str =’Contoh deklarasi string’;
var str1 = ”cara ini juga bisa untuk menulis string”;
2.5 Tipe Boolean
Tipe boolean hanya mempunyai nilai True atau False. Tipe ini biasanya digunakan untuk mengecek
suatu kondisi atau keadaan. Contoh :
var X = (Y > 90);
contoh diatas menunjukkan bahwa jika Y lebih besar dari 90 maka X akan bernilai True.
2.6 Tipe Null
Tipe Null digunakan untuk merepresentasikan variabel yang tidak diberi nilai awal (inisialisasi).
2.7 Operator
Operator pada JavaScript terbagi menjadi enam, yaitu :
• Aritmatika
• Pemberian nilai (Assign)
• Pemanipulasian bit (bitwise)
• Pembanding
• Logika
• String
a. Operator Aritmatika
Digunakan untuk operan beripe numerik. Ada dua macam operator aritmatik, yaitu operator numerik
tunggal dan operator aritmatik biner. Perbedaan kedua operator terletak pada jumlah operan yang
harus dioperasikan. Operator Tunggal/Biner Keterangan
Modul praktikum Javascript 4
b. Operator Pemberian Nilai
Digunakan untuk memberikan nilai ke suatu operan atau mengubah nilai suatu
operan.
Operator keterangan Contoh Ekuivalen
c. Operator Manipulasi Bit
Operasi ini berhubungan dengan pemanipulasian bit pada operan bertipe bilangan
bulat.
Contoh :
var A = 12; // A = 1100b
var B = 10; // B = 1010b
var C = A & B
maka akan dihasilkan bilangan seperti berikut :
1100b
1010b AND
1000b
var A = 12;
var C = A<< 2
var D = A >> 1
maka variabel C akan bernilai 48(0011 0000b)
variabel D akan bernilai 6 (0110b)
d. Operator Pembanding
Digunakan untuk membandingkan dua buah operan. Operan yang dikenal operator ini
dapat bertipe string, numerik, maupun ekspresi lain.
e. Operator Logika
Digunakan untuk mengoperasikan operan yang bertipe boolean.
Modul praktikum Javascript 5
Contoh :
var A = true;
var B = false;
var C = A && B; //menghasilkan false
var D = A || B ; // false
var E = !A; //false
f. Operator String
Selain operator pembanding, operator string pada JavaScript juga mengenal satu
operator lagi yang bernama PENGGABUNGAN. Operator ini digunakan untuk
menggabungkan beberapa string menjadi sebuah string yang lebih panjang.
Contoh :
nama = ”Java” + ”Script”;
akan menghasilkan ”JavaScript” pada variabel nama
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Operasi Aritmatika</TITLE></HEAD>
<BODY>
<P><SCRIPT language=”JavaScript”>
<!–
document.writeln(“<PRE>”);
document.writeln(“<H1>Operasi Aritmatik</H1>”);
var A = “100”;
var B = “200”;
var C = 300;
var D = 400;
var E = A + B;
document.writeln(‘”100″ + “200” = ‘ + E);
E = B + C;
document.writeln(‘”200″ + 300 = ‘ + E);
E = C + D;
document.writeln(‘300 + 400 = ‘ + E);
document.writeln(“<PRE>”);
//–>
</SCRIPT></P>
</BODY>
</HTML>
2. 8 Memasukkan Data
Untuk memasukkan data dari keyboard dapat dilakukan dengan menggunakan perintah input.
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Memasukkan Bilangan</TITLE></HEAD>
<BODY>
<P><SCRIPT language=”JavaScript”>
<!–
function jumlah()
{
var bil1 = parseFloat(document.fform.bilangan1.value);
if (isNaN (bil1))
bil1=0.0;
var bil2 = parseFloat(document.fform.bilangan2.value);
if (isNaN (bil2))
bil2=0.0;
var hasil = bil1 + bil2;
alert (“Hasil Penjumlahan = ” + hasil);
Modul praktikum Javascript 6
}
//–></SCRIPT></P>
<FORM NAME =”fform”>
<H1><BR>Memasukkan Data Lewat Keyboard</H1>
<PRE>
Bilangan Pertama :<input type=”text” size=”11″ name=”bilangan1″>
Bilangan Kedua :<input type=”text” size=”11″ name=”bilangan2″>
</PRE>
<P>
<INPUT TYPE=”button” value=”Jumlahkan” onclick=”jumlah()”>
<INPUT TYPE=”reset” value=”Ulang”>
</FORM>
</BODY>
</HTML>
latihan :
• Modifikasi program sebelumnya agar dapat melakukan operasi pengurangan, perkalian dan
pembagian !!
Objek JavaScript
3.1 Objek Untuk memasukkan Data
Terdapat beberapa objek yang dapat digunakan untuk memeasukkan data. Objek-objek tersebut
biasanya terdapat dalam suatu form. Adapun objek-objek tersebut meliputi Objek Text, Objek Radio,
Objek Checkbox, Objek Textarea, dan Objek Select.
3.2 Objek Text
Untuk menginputkan data kita dapat menggunakan komponen/objek text. Contoh penggunaannya
dapat kita lihat pada contoh berikut :
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek Text</title></head>
<body>
<script languange =”JavaScript”>
<!–
function tekan()
{
var namastr = (document.fform.nama.value);
var alamatstr = (document.fform.alamat.value);
document.fform.onama.value = namastr;
document.fform.oalamat.value = alamatstr;
}
//–>
</script>
<form name =”fform”>
<H1> Memasukkan Data Dengan Objek Teks</H1><hr>
<PRE>
Nama Anda : <input type=”text” size=”11″ name=”nama”>
Alamat : <input type=”text” size=”25″ name=”alamat”>
</PRE>
<BR>
<input type=”button” value=”kirim” onclick=”tekan()”>
<input type=”reset” value=”ulang”>
<H3>Output</H3>
<PRE>
Jadi Nama Anda adalah :<input type=”text” size=”11″ name=”onama”>
Alamat Anda di :<input type=”text” size=”25″ name=”oalamat”>
</form>
</body>
</html>
Modul praktikum Javascript 7
3.3 Objek Radio
Objek radio adalah komponen yang digunakan untuk melakukan suatu pemilihan data. Karena selalu
berupa Array , untuk mengakses satu tombol radio digunakan radio[indeks]. Disamping itu objek
radio juga mempunyai nili True jika dipilih dan False jika tidak. Untuk memilih suatu objek radio
menggunakan properti Checked.
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek Radio</title></head>
<body>
<script languange =”JavaScript”>
<!–
function radio_box(form)
{
var ket = “”;
if (form.wanita.checked == true)
{
ket = “Wanita”;
}
else
{
ket = “Pria”;
}
alert(‘Anda adalah seorang ‘ +ket);
}
//–>
</script>
<form>
<H1> Memasukkan Data Dengan Objek Radio</H1><hr>
<p><input type=”radio” value=”wanita” name=”wanita”>Wanita</p>
<hr>
<p><input type=”button” value=”CONFIRM” onclick=”radio_box(this.form)”>
<input type=”reset” value=”RESET”></p>
</form>
</body>
</html>
3.4 Objek Checkbox
Objek checkbox menyimpan informasi tentang elemen form yang berupa kotak cek. Penggunaannya
hampir sama seperti objek radio.
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek Checkbox</title></head>
<body>
<script languange =”JavaScript”>
<!–
function radio_box(form)
{
var ket = “”;
var ket1 =””;
if (form.bola.checked == true)
{
ket = “Nonton Bola”;
}
if (form.tv.checked == true)
{
ket1 = ” Nonton Tv”;
}
Modul praktikum Javascript 8
alert(‘Hobby anda ‘ +ket+”+ket1);
}
//–>
</script>
<form>
<H1> Memasukkan Data Dengan Objek Checkbox</H1><hr>
<p>Hobby anda :
<input type=”checkbox” value=”ON” name=”bola”>Nonton Sepak Bola
<input type=”checkbox” value=”ON” name=”tv”>Nonton televisi</p>
<hr>
<p><input type=”button” value=”CONFIRM”
onclick=”radio_box(this.form)”>
<input type=”reset” value=”RESET”></p>
</form>
</body>
</html>
3.5 Objek TextArea
Objek textarea menyimpan informasi tentang elemen form yang berupa kotak teks dengan banyak
baris.
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek TextArea</title></head>
<body>
<script languange =”JavaScript”>
<!–
function tekan()
{
var ketstr = (document.fform.Ket.value);
document.fform.Oket.value = ketstr;
}
//–>
</script>
<form name =”fform”>
<H1> Memasukkan Data Dengan Objek TextArea</H1><hr>
<h3>Keterangan :<h3><br>
<textarea name=”Ket” rows=”3″ cols=”30″></textarea>
<BR><BR>
<input type=”button” value=”kirim” onclick=”tekan()”>
<input type=”reset” value=”ulang”>
<H3>Output Keterangan :</H3>
<textarea name=”Oket” rows=”3″ cols=”30″></textarea>
</form>
</body>
</html>
3.6 Objek Select
Objek Select menyimpan informasi tentang elemen form yang berupa kotak daftar. Objek select
berguna apabila di dalam form terdapat banyak pilihan yang telah mempunyai nilai tertentu.
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek Select</title></head>
<body>
<script languange =”JavaScript”>
<!–
function tekan()
{
var jurusanstr = (document.fform.Jurusan.value);
document.fform.Ojurusan.value = jurusanstr;
Modul praktikum Javascript 9
}
//–>
</script>
<form name =”fform”>
<H1> Penggunaan Objek Select</H1><hr>
<h3>Masukan :<h3>
Jurusan Di UNPUR :<select name=”Jurusan” Size=”1″>
<option value =”Teknik Informatika”> Teknik
Informatika </option>
<option value =”Manajemen Informatika”> Manajemen
Informatika </option>
<option value =”Teknik Komputer”> Teknik Komputer
</option>
<option value =”Teknik Industri”> Teknik Industri
</option>
<option value =”Teknik Elektro”> Teknik Elektro
</option>
<option value =”Teknik Sipil”> Teknik Sipil </option>
<option value =”Teknik Arsitektur”> Teknik Arsitektur
</option>
<option value =”Teknik Perencanaan Wil. Kota “>
Perencanaan Wil. Kota </option>
</select>
<p><input type=”button” value=”kirim” onclick=”tekan()”>
<input type=”reset” value=”ulang”>
<H3>Output jurusan :</H3>
<input type=”text” name=”Ojurusan” size=”30″>
</form>
</body>
</html>
Percabangan
4.1 Percabangan
Untuk membuat suatu halaman yang dinamis dan interaktif, perancang halaman Web membutuhkan
perintah-perintah yang dapat mengatur aliran dari informasi. Berdasarkan hasil komputasi yang telah
dilakukan, JavaScript akan membuat keputusan jalur mana yang akan dieksekusi. Pada dasarnya
dalam JavaScript terdapat dua macam pernyataan percabangan yaitu if..else dan switch
4.2 If..Else
Pernyataan ini digunakan untuk menguji sebuah kondisi dan kemudian mengeksekusi
pernyataan tertentu bila kondisi tersebut terpenuhi, dan mengeksekusi pernyataan lain
bila kondisi tersebut tidak terpenuhi.
if (kondisi)
{
//pernyataan1 dieksekusi
//bila kondisi terpenuhi
}
else
{
//pernyataan2 dieksekusi
//bila kodisi tidak terpenuhi
}
kondisi adalah ekspresi JavaScript yang mana hasil evaluasinya memiliki nilai Boolean true atau
false. Untuk kasus yang melibatkan lebih banyak kondisi, maka kita dapat meletakkan pernyataan if
lain setelah else
if (kondisi1)
{
Modul praktikum Javascript 10
//pernyataan1 dieksekusi
//bila kondisi1 terpenuhi
}
else if (kondisi2)
{
//pernyataan2 dieksekusi
//bila kodisi1 tidak terpenuhi
}
else
{
//pernyataan3 dieksekusi
//bila kodisi2 tidak terpenuhi
}
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Percabangan IF-ELSE</TITLE></HEAD>
<BODY>
<SCRIPT language=”JavaScript”>
<!–
function tanyabilangan()
{
var bil = parseFloat(document.fform.bilangan.value);
var jenis = ” “;
if(isNaN(bil))
{
alert(“Anda Belum memasukkan Bilangan”);
}
else
{
if (bil > 0)
{
jenis = ” Adalah bilangan Positif”;
}
else if (bil < 0)
{
jenis = ” Adalah bilangan Negatif”;
}
else
{
jenis = ” Adalah Nol”;
}
alert (bil+” “+jenis);
}
}
//–></SCRIPT>
<FORM NAME =”fform”>
<H2><BR>Bilangan Negatif, Nol, Atau Positif ???</H2>
Masukkan Bilangan :<input type=”text” size=”11″ name=”bilangan”>
<P>
<INPUT TYPE=”button” value=”Tanya” onclick=”tanyabilangan()”>
<INPUT TYPE=”reset” value=”Ulang”> </p>
</FORM>
</BODY>
</HTML>
Hal.21
4.3 Contoh Kasus
Perusahaan Travel ”Bintang Abadi” mempunyai armada dengan tujuan :
Modul praktikum Javascript 11
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Percabangan IF-ELSE 2</TITLE></HEAD>
<BODY>
<SCRIPT language=”JavaScript”>
<!–
function hitungtotal()
{
var nama = (document.fform.inama.value);
var tujuan = (document.fform.itujuan.value);
var jumlahtiket = parseFloat(document.fform.ijumlah.value);
var ht = 0.0;
var sub = 0.0;
var diskon =0.0;
var total =0.0;
if (tujuan==”Jakarta”)
{
ht =100000;
}
else if (tujuan==”Cirebon”)
{
ht =150000;
}
else
{
ht =200000;
}
sub = jumlahtiket*ht;
if (document.fform.imember.checked==true)
{
diskon =0.10*sub;
}
else
{
diskon=0.0;
}
total = sub-diskon;
document.fform.otiket.value=eval(ht);
document.fform.osub.value=eval(sub);
document.fform.odiskon.value=eval(diskon);
document.fform.ototal.value=eval(total);
// gunakan untuk mengecek !!! alert (total);
}
Modul praktikum Javascript 12
//–></SCRIPT>
<FORM NAME =”fform”>
<table border=”1″ align=”center”width=”70%”>
<tr>
<td width=”100%” colspan=”2″><H2 ALIGN=”center”>Travel Bintang
Abadi</H2></td>
</tr>
<tr>
<td width=”50%”><PRE>
Nama :<input type=”text” size=”20″ name=”inama”>
Tujuan :<select name=”itujuan” size=1>
<option value=”Jakarta”>Jakarta</option>
<option value=”Cirebon”>Cirebon</option>
<option value=”Tasikmalaya”>Tasikmalaya</option>
</select>
Jumlah Tiket :<input type=”text” size=”11″ name=”ijumlah”>
Member :<input type=”checkbox” name=”imember”>Ya</td></pre>
<td width=”50%”><pre>
Harga Tiket :<input type=”text” size=”10″ name=”otiket”>
Sub Total :<input type=”text” size=”10″ name=”osub”>
Diskon :<input type=”text” size=”10″ name=”odiskon”>
Total Bayar :<input type=”text” size=”10″ name=”ototal”></td><pre>
</tr>
<tr>
<td width=”100%” colspan=”2″>
<center>
<INPUT TYPE=”button” value=”Hitung” onclick=”hitungtotal()”>
<INPUT TYPE=”reset” value=”Ulang”>
</center></td>
</tr>
</table>
</FORM>
</BODY>
</HTML>
4.5 Switch
Selain menggunakan if..else, percabangan juga dapat ditangani dengan perintah
switch. Dengn kata lain pernyataan switch digunakan untuk menyederhanakan
pernyataan if..else yang terlalu banyak.
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Percabangan Switch</TITLE></HEAD>
<BODY>
<SCRIPT language=”JavaScript”>
<!–
function tanyabulan()
{
var bulan = parseFloat(document.fform.ibulan.value);
var namabulan=” “;
switch (bulan)
{
case 1 : namabulan=”Bulan ke 1 adalah = Januari”;break;
case 2 : namabulan=”Bulan ke 2 adalah = Februari”;break;
case 3 : namabulan=”Bulan ke 3 adalah = Maret”;break;
case 4 : namabulan=”Bulan ke 4 adalah = April”;break;
case 5 : namabulan=”Bulan ke 5 adalah = Mei”;break;
case 6 : namabulan=”Bulan ke 6 adalah = Juni”;break;
case 7 : namabulan=”Bulan ke 7 adalah = Juli”;break;
Modul praktikum Javascript 13
case 8 : namabulan=”Bulan ke 8 adalah = Agustus”;break;
case 9 : namabulan=”Bulan ke 9 adalah = September”;break;
case 10 : namabulan=”Bulan ke 10 adalah = Oktober”;break;
case 11 : namabulan=”Bulan ke 11 adalah = November”;break;
case 12 : namabulan=”Bulan ke 12 adalah = Desember”;break;
default : namabulan=”Anda salah mengisi”;
}
alert(namabulan);
}
//–></SCRIPT>
<FORM NAME =”fform”>
<H2>Penggunaan Percabangan Switch</H2><HR>
<PRE>
Masukkan Nomor Bulan [1-12] :<input type=”text” size=”2″
name=”ibulan”>
<INPUT TYPE=”button” value=”Hitung” onclick=”tanyabulan()”><INPUT
TYPE=”reset” value=”Ulang”>
</PRE>
</FORM>
</BODY>
</HTML>
Perulangan
5.1 Perulangan
Untuk mengulang kejadian beberapa kali maka kita membutuhkan proses perulangan. Pada
JavaScript dikenal beberapa metode/cara perulangan.
5.2 Perulangan For
Digunakan untuk mengeksekusi pernyataan-pernyataan beberapa kali. Perulangan For paling sering
dipakai, jika anda sudah tahu akhir dari perulangan tersebut. . Perintah for mengulang suatu loop
sampai kondisi menghasilkan evaluasi true atau loop keluar dengan perintah break .
Contoh :
for (nilai awal;kondisi;penambahan)
{
ulang pernyataan ini;
}
Contoh dalam program :
For(x=1;x<=10;x++)
{
document.writeln(”Belajar JavaScript Yuuuuu..”);
}
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Latihan Perulangan I</TITLE></HEAD>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
<!– menyembunyikan script dan browser non-JS
document.writeln(“<H2>Latihan Perulangan For</H2>”);
document.writeln(“————————————————“);
for (i=1; i<=10; i++)
{
sq=i*i;
document.writeln(“<PRE>”);
document.write(“Angka:” + i + ” —–> Kuadrat: ” + sq + “<BR>”);
document.writeln(“</PRE>”);
}
document.writeln(“————————————————“);
// akhir dari penyembunyian –>
</SCRIPT>
Modul praktikum Javascript 14
</HEAD>
<BODY>
</BODY>
</HTML>
Kejadian (Event)
6.1 Kejadian (Event)
Even adalah sesuatu yang terjadi pada halaman HTML. Berikut ini terdapat beberapa bentuk
kejadian yaitu jika pengguna memuat dokumen, pengguna memasukkan data, pengguna mengklik
tombol dan sebagainya. Hal-hal tersebut diatur oleh even. Semua kejadian pada Javascript dapat anda
tangani dengan menentukan kejadiannya. Biasanya kejadian(even) adalah sebuah fungsi, tetapi pada
beberapa kasus, kita dapat menuliskan pernyataan-pernyataannya secara langsung. Berikut ini adalah
daftar kejadian(even) pada JavaScript :
6.2 Penanganan Kejadian (Event)
Berikut ini akan diberikan beberapa contoh program-program yang menggunakan kejadian-kejadian
dalam aplikasinya.
Contoh program yang menggunakan even OnClick :
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function warna(pilihan)
{
alert(“Anda Memilih Warna ” + pilihan);
Modul praktikum Javascript 15
document.bgColor=pilihan;
}
</SCRIPT>
<h1 align=”center”>Latihan Event OnClick</h1>
<hr width=”500″ color=”black” noshade>
<h3 align=”center”>Pilih warna favorit anda.</h3>
<CENTER>
<FORM>
<INPUT TYPE=”button” VALUE=”Biru” onClick=”warna(‘lightblue’)”>
<INPUT TYPE=”button” VALUE=”Pink” onClick=”warna(‘pink’)”>
<INPUT TYPE=”button” VALUE=”Coklat” onClick=”warna(‘burlywood’)”>
<INPUT TYPE=”button” VALUE=”Kelabu” onClick=”warna(‘darkgray’)”>
<INPUT TYPE=”button” VALUE=”Oranye” onClick=”warna(‘peachpuff’)”>
<INPUT TYPE=”button” VALUE=”Putih” onClick=”warna(‘white’)”>
</FORM>
<FORM>
<IMG NAME=”coolfan” SRC=”fanoff.gif” width=61 height=72><BR><BR>
<INPUT TYPE=BUTTON VALUE=” Off ” onClick=”coolfan.src =
‘fanoff.gif'”>
<INPUT TYPE=BUTTON VALUE=” On ” onClick=”coolfan.src =
‘fanon.gif'”>
</FORM>
</CENTER>
<hr width=”500″ color=”black” noshade>
</BODY>
</HTML>
Contoh program yang menggunakan even OnBlur dan onFocus :
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function masukannim()
{
if (document.f.inim.value==””)
{
alert(“anda belum memasukkan nim”);
}
}
function masukannama()
{
if (document.f.inama.value==””)
{
alert(“anda belum memasukkan nama”);
}
}
function masukanalamat()
{
if (document.f.ialamat.value==””)
{
alert(“anda belum memasukkan alamat”);
}
}
function terimakasih()
{
if ((document.f.inim.value!=””)&&(document.f.inama.value!=””)&&
(document.f.ialamat.value!=””))
{
alert(“Terima Kasih Telah mengisi Data”);
Modul praktikum Javascript 16
}
else
alert(“Mohon Data Dilengkapi”);
}
</SCRIPT>
<h1 align=”center”>Latihan Event OnFocus dan OnBlur</h1>
<hr width=”600″ color=”black” noshade size=”10″>
<font face=”arial”>
<h3 align=”center”>R E G I S T R A S I</h3>
<hr width=”600″ color=”black” noshade size=”2″>
<CENTER>
<form name=”f” method=”get”>
<TABLE>
<tr>
<td width=”31%”>NIM</td>
<td width=”7%”>:</td>
<td width=”62%”><input type=”text” name=”inim” size=”9″
onFocus=”window.status=’Silahkan Mengisi NIM Anda’;”
onBlur=”masukannim()”></td>
</tr>
<tr>
<td width=”31%”>NAMA</td>
<td width=”7%”>:</td>
<td width=”62%”><input type=”text” name=”inama” size=”23″
onFocus=”window.status=’Silahkan Mengisi Nama Anda’;”
onBlur=”masukannama()”></td>
</tr>
<tr>
<td width=”31%”>ALAMAT</td>
<td width=”7%”>:</td>
<td width=”62%”><input type=”text” name=”ialamat” size=”34″
onFocus=”window.status=’Silahkan Mengisi Alamat Anda’;”
onBlur=”masukanalamat()”></td>
</tr>
</table>
<hr width=”600″ color=”black” noshade size=”2″>
<p><input type=”BUTTON” value=”Kirim” Onclick=”terimakasih()”>
<input type=”reset” value=”Reset”></p>
</form>
</center>
</BODY>
</HTML>
Contoh program yang menggunakan even onLoad dan onUnload
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY Onload=”tanggal()” OnUnload=”tutup()”>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
<!– Hide from browsers that do not understand Javascript
function tanggal()
{
var d = new Date();
var y = d.getFullYear();
var m = d.getMonth() + 1;
var d = d.getDate();
var t = d + ‘/’ + m + ‘/’ + y + ‘ ‘;
defaultStatus = “Anda datang pada tanggal ” + t + “.”;
alert(“Selamat Datang Teman \n Silahkan Masuk Ke Websiteku”);
}
Modul praktikum Javascript 17
function timer()
{
var d = new Date();
var jam = d.getHours();
var menit = d.getMinutes();
var detik = d.getSeconds();
var strwaktu = (jam<10)?”0″+jam:jam;
strwaktu +=(menit<10)?”0″+menit:” : “+menit;
strwaktu +=(detik<10)?”0″+detik:” : “+detik;
document.f.txtwaktu.value=” “+strwaktu;
setTimeout(“timer()”,200);
}
function tutup()
{
window.alert(“Terimakasih Telah Berkunjung\nJangan lupa Datang
kembali Ya..”);
}
// end hiding –>
</SCRIPT>
<h1 align=”center”>Latihan Event OnLoad dan OnUnLoad</h1>
<hr width=”600″ color=”black” noshade size=”10″>
<font face=”arial”>
<h3 align=”center”>SELAMAT DATANG</h3>
<CENTER>
<form name=”f”>
<h4 align=”center”>Sekarang Menunjukkan Jam</h4>
<input type=”Text” size=”16″ name=”txtwaktu”>
<hr width=”600″ color=”black” noshade size=”2″>
</form>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>timer()</SCRIPT>
</center>
</BODY>
</HTML>
Contoh program yang menggunakan even onSubmit
Contoh Program JavaScript
<Html>
<Body>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function cari()
{
var kata = document.formcari.keyword.value;
var hasil = “http://www.google.com/search?q=&#8221; + kata ;
window.open(hasil, ‘google’, config=’height=500,width=750
scrollbars=yes location=yes’)
}
</SCRIPT>
<FORM NAME=”formcari” onSubmit=”cari()”>
<center>
<table>
<tr>
<td colspan=”4″ bgcolor=”orange”><h1 align=”center”>S e a r c h –
E n g i n e</h1><hr color=”black” size=”4″ ></td>
</tr>
<tr>
<td><b>Cari pakai</b></td>
<td><img src=”logoogle.gif”></td>
<td><INPUT NAME=”keyword” SIZE=”40″ TYPE=”text”></td>
<td><INPUT TYPE=”submit” VALUE=”Cari .. !!”><input type=”reset”
Modul praktikum Javascript 18
Value=”Ulang”></td>
</tr>
<tr>
<td colspan=”4″ bgcolor=”orange”><hr color=”black” size=”4″
></td>
</tr>
</table>
</center>
</FORM>
</body>
</html>
Berikut diberikan contoh event submit yang terjadi pada form pengisian data guestbook yang
hasilnya akan dikirim ke suatu email.
Contoh Program JavaScript
<Html>
<Body>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
function isiform(form)
{
isinama(form);
isiemail(form);
isikomentar(form);
kosongkan(form);
}
function kosongkan(form)
{
if((isinama(form) && isiemail(form) && isikomentar(form)))
{
form.submit;
}
if((isinama(form)== false || isiemail(form)== false ||
isikomentar(form)== false))
{
salahisi(form);
}
}
function salahisi(form)
{
var teks =”Ada Kesalahan Isian :”;
if (isinama(form)== false)
{teks +=”\nNama Anda”;}
if (isiemail(form)==false)
{teks +=”\nEmail Anda”;}
if (isikomentar(form)==false)
{teks +=”\nKomentar Anda”;}
alert(teks);
}
function isinama(form)
{
if (form.nama.value==””)
{return false;}
else
{return true;}
}
function isiemail(form)
{
if((form.email.value==”” || form.email.value.indexOf(‘@’,0)==-1) ||
form.email.value.indexOf(‘.’)==-1)
Modul praktikum Javascript 19
{return false;}
else
{return true;}
}
function isikomentar(form)
{
if(form.cs.value==””)
{return false;}
else
{return true;}
}
</script>
<form name=”f” method=”post”
action=”mailto:irawan@unikom.ac.id?subject=Form”>
<font face=”Arial”>
<table align=”center”>
<tr bgcolor=”gray”>
<td colspan=”2″ align=”center”><h1>G u e s t B o o k</h1></td>
</tr>
<tr bgcolor=”peachpuff”>
<td>Nama Anda :</td>
<td><input type=”text” value=”” name=”nama” size=”30″</td>
</tr>
<tr bgcolor=”peachpuff”>
<td>Email Anda :</td>
<td><input type=”text” value=”” name=”email” size=”30″</td>
</tr>
<tr bgcolor=”peachpuff”>
<td>Komentar Anda :</td>
<td><textarea name=”cs” rows=”5″ cols=”50″></textarea></td>
</tr>
<tr bgcolor=”orange”>
<td colspan=”2″ align=”center”>
<input type=”button” name=”thesubmit” value=”kirim”
onClick=”isiform(this.form)”>
<input type=”reset” value=”hapus”>
</td>
</tr>
<tr bgcolor=”gray”>
<td colspan=”2″ align=”center”><b>Terima Kasih Telah Mengisi
Guest Book</b> </td>
</tr>
</table>
</font>
</form>
</body>
</html>
Manipulasi Gambar
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>
var num=1
img1 = new Image ()
img1.src = “pic1.gif”
img2 = new Image ()
img2.src = “pic2.gif”
img3 = new Image ()
Modul praktikum Javascript 20
img3.src = “pic3.gif”
img4 = new Image ()
img4.src = “pic4.gif”
img5 = new Image ()
img5.src = “pic5.gif”
img6 = new Image ()
img6.src = “pic6.gif”
function slideshow(x)
{
num=num+x
if (num==7)
{num=1}
if (num==0)
{num=6}
document.mypic.src=eval(“img”+num+”.src”)
}
</SCRIPT>
<CENTER>
<IMG SRC=”pic1.gif” NAME=”mypic” BORDER=0 height=”200″
width=”150″><p>
<A HREF=”JavaScript:slideshow(-1)”>Previous</A>
<A HREF=”JavaScript:slideshow(1)”>Next</A>
</CENTER>
</BODY>
</HTML>
Marquee dan Frame
7.1 Membuat Marquee
Contoh Program JavaScript
<html>
<Head>
<Title>membuat
Marquee Pada Status bar</Title>
</head>
<body bgcolor=”lightblue”><center>
<p><font color=”orange” size=”5″>Latihan Marquee Dengan
JavaScript</p>
<body onload=”p()”>
<script languange=”JavaScript”>
var pesan =”Hallo Friend…Apa Khabar? “;
var pesan2 =”Welcome To My website “;
function p()
{
document.basis.kotak.value=pesan;
pesan=pesan.substr(1,pesan.length)+pesan.substr(0,1);
pesan2=pesan2.substr(1,pesan2.length)+pesan2.substr(0,1);
window.status=pesan2;
setTimeout(“p()”,100);
}
</script>
<form method=”post” name=”basis”>
<input type=”text” name=”kotak” size=20>
</form>
</body>
</html>
7.2 Membuat Frame
Halaman UTAMA.HTML
Contoh Program JavaScript
Modul praktikum Javascript 21
<html>
<Head>
<Title>Latihan Frame</Title>
</head>
<Frameset cols=”30%,*”>
<frame src=”menu.html” name=”fr1″>
<frame src=”awal.html” name=”fr2″>
</frameset>
</html>
Halaman MENU.HTML
Contoh Program JavaScript
<html>
<Head>
<Title>Latihan Frame-Menu</Title>
</head>
<body bgcolor=”lightgreen”>
<script language=”JavaScript”>
function menu()
{
str=”latmath.HTML”;
if (document.fform.rbmenu[1].checked)
str=”latobjekteks.HTML”;
else if (document.fform.rbmenu[2].checked)
str=”latobjekselect.HTML”;
else if (document.fform.rbmenu[3].checked)
str=”latobjekcheck.HTML”;
parent.fr2.location.href=str;
}
</script>
<p>Pilih latihan Dibawah Ini</p>
<form name=”fform”>
<p><input type=”radio” checked name=”rbmenu” value=”1″>Matematika</p>
<p><input type=”radio” name=”rbmenu” value=”2″>Objek teks</p>
<p><input type=”radio” name=”rbmenu” value=”3″>Objek Select</p>
<p><input type=”radio” name=”rbmenu” value=”4″>Objek Check</p>
<p><input type=”button” onclick=”menu()” value=”tampilkan”>
</form>
</body>
</html>
Halaman AWAL.HTML
Contoh Program JavaScript
<html>
<body bgcolor=”pink”>
<center>
<h1>Halaman ini dengan menggunakan</h1>
<h1>Frame</h1>
<p><strong>Design By Hartini</strong></p>
<p><strong>Email :<a href=”mailto:tienythea@gmail.com”>
tienythea@gmail.com
</strong></p>
</center>
</body>
</html>

http://www.4shared.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: